Perjalanan tanpa tujuan

 

IMG_20170604_130811

Photo by @yagu.photo

Lagi penat, pas tanpa urgensi bingung mau kemana tidak ada salahnya kalau dengan berkendara hanya modal bensin dengan tangki yang penuh, bisa jadi alternatif untuk mengisi waktu luang. Yah, walau tidak jelas tanpa arah dan tujuan tapi tak ada salahnyakan bila dicoba. Asal jangan sering-sering kenakan kendaraan. Sayang nanti trorotor khusus pejalan menangis karena sunyi tak di manjakan.

Lagi kere, di tambah lagi tak punya kendaraan. Jangan banyak pikir coba saja dengan manjakan kedua kaki untuk berjalan, lumayankan kurangi berat badan yang numpuk, selain itu dapat sehat. Bukan.

Jarang sekali orang yang berjalan kaki, padahal banyak trotoar pejalan masih sangat mulus dan bagus, yang belum tersentuh sama sekali. Paling istirahat kerja atau sholat Jumat yang akan memadai jalan-jalan sunyi itu. Hong-kong adalah anak sulung dari  salah satu Negara pejalan kaki terbanyak di dunia, sedangkan Indonesia adalah anak bungsu. Hello apa kabar indonesia ? bertanya pada zaman modern dan teknologi, yang kian dibutakan oleh konservatif.

Oups. selain itu, sebagai contoh Ibu kota DKI Jakarta dan sekitarnya. Eh apa di pinggiran Jakarta saja ya yang tidak ada trotoarnya? Apakah saya bisa katakan budaya jalan kaki ini sama dengan budaya membaca? Yang mana mayoritas orang Indonesia tidak terbiasa dengan keduanya.

Jalan tanpa tujuan adalah hal yang menarik, bukan hanya dapat di kenal tapi juga akan banyak mengenal. Seperti setiap rutinitas para warga masyarakat dengan berbagai macam aktivitas yang di lakukan, mulai dari berdagang sampai berkeliaran mencari nafkah dan lain-lain. Kenapa demikian, karena dengan begitu akan di perhadapkan dengan banyak hal yang menarik dan tak terduga.

Kamu bebas kemana saja, cuma sekedar lewat-lewat tanpa mampir pun jadi, asalkan mengabadikan tiap moment melalui sebuah (foto), biar itu sebagai bukti dari semua rasa yang dirasakan ketika itu. Boleh gunakan Kamera DSLR atau Handphone dan simpan dalam sak ingatan dan memori card.

Pergi ke tempat-tempat baru yang sama sekali belum pernah kamu kunjungi sebelumnya, hanya untuk menjelajah. Jangan ragu, Hidupkan GPS bagi yang berkendara motor, eh buat yang pake mobil juga bisa menggunakan GPS dengan handphone pintar atau smartphone. Bagi yang mengunakan kaki santai tak perlu repot-repot, jalan saja sesuka mata dan kemampuan kaki, menanyakan orang adalah GPSnya.

“Saya selalu tahu bahwa pada akhirnya saya akan mengambil jalan ini, tapi kemarin saya tidak tahu bahwa itu akan menjadi hari ini.”-Jepang Haiku

IMG_3464-02

Photo by Bmw.yomiyo

Banyak dari tiap manusia memilih berencana sebelum berjalan, bahkan ada yang sudah merencanakan semua jauh-jauh hari. Ada pula orang yang suka berjalan tanpa berencana seperti jalan tanpa tujuan. Jangan salah, jalan tanpa tujuan ini sangat menyenangkan bila di nikmati, pergi tak tahu kemana arah yang pasti, asal dapat bahagiakan mata dan menyenangkan hati yang lagi risau pengaruh galau. Ousp, tapi itu bukan tipe saya.

Satu hal yang aku sadari, bahwa saat kita kembali, akan ada banyak pengorbanan yang terbuang, seperti sebuah langkah yang kita lewati. Namun, kadang kala, jalan kehidupan yang kita lalui, harus kita pilih sendiri dengan sebuah keyakinan diri. Karena sebuah kesempatan belum tentu hadir di tempat dan waktu yang sama.

Bukan sebuah pilihan yang tak pernah berpihak. Bukan sebuah kesempatan tak pernah hadir. Namun, sebuah keyakinan diri yang tak pernah berani tuk melangkah. Berjalan pada jarak yang jauh. Namun, tak pernah tahu waktu tuk pulang. Seperti sebuah langkah tersembunyi.

Aku tak pernah berpikir, jalan seperti apa yang telah aku tempuh. Aku berjalan pada sebuah jarak yang begitu jauh. Namun, aku tak pernah tahu, kemana arah dan tujuan itu. Aku berjalan, melewati setiap titik kehidupan. Aku tak pernah tahu, bahaya apa yang akan terjadi, akan seperti apa dan kemana arah tuk pulang, yang ku tahu saat itu, hanya satu, aku dapat menemukan arah itu.

Semakin aku berjalan dengan jarak yang jauh, tanpa aku sadari. Aku banyak melupakan berjuta tujuan yang telah aku rangkap. Awalnya, aku berpikir, sebuah jalan itu dapat menemukan sosok diriku. Namun, aku lupa, bahwa aku berjalan bukan untuk diriku sendiri.

“Ini adalah pilihan kita yang menunjukkan apa yang sebenarnya kita, lebih dari kemampuan kita.” -JK Rowling, Dari ini kita belajar bahwa pilihan jalan tanpa tujuan pun akan bermakna jika di bawa dengan kemampuan kita untuk berkarya.

Bahkan jalan tanpa tujuan juga di bayang-bayang kan kita dapat hasil Dari Melihat “Kita adalah apa yang kita bayangkan. Eksistensi kita terdiri dalam imajinasi kita tentang diri kita. Tragedi terbesar yang bisa menimpa kita adalah pergi tak terbayangkan. “-N. Scott Momaday

Dan pada akhirnya Anda akan tahu bahwa “Anda akan mengenali jalan Anda sendiri ketika Anda datang atasnya, karena Anda tiba-tiba akan memiliki semua energi dan imajinasi Anda butuhkan.” -Jerry Gillies

Hidup adalah perjalanan sementara. Sebelum sampai di titik akhir yang adalah misi setiap manusia untuk bisa menikmati tiap jengkal perjalanannya. Untuk bisa menjalani hidup dengan sebaik-baiknya, kita harus menentukan arah hidup dan menemukan maknanya. Nah, dengan itu jalan dan nikmatilah hidup serta bawa rasa syukur dalam kecapean sehingga perjalanan anda dapat berjalan dengan baik, di mana dan kapan pun itu.

Kurang dari saya, lebih dari Tuhan.

Iklan

Memaknai Hari Paskah

 

Gud7.jpg

Semua berakhir di kayu salib Foto: Kimber Shaw/Flickr

Adalah Hari kemenangan bagi umat manusia, yang mana telah di menangkan oleh Yesus Kristus, oleh karena salib-Nya, yang menjadi satu-satunya tanggungan terberat dan besar. Semua karena cinta dan kasih karunia-Nya kepada kita, Ia rela tanggung dan menderita, dicambuk dan di paku bahkan mati diatas kayu salib. Darah yang bercucuran dari tubuh yang suci itu, turun ke tanah. Ia telah membuktikannya bahwa sejatinya Ia sangat mencintai kita. Adakah di antara kita yang mampu untuk melakukan itu demi orang? Tidak. Tak ada, yang dapat melakukannya, selain putra Allah yaitu Yesus Kristus. Ia adalah anak Tunggal Allah, kita manusia sebagai anak angkat Allah. Dia  menderita untuk kita para pembuat dosa, tetapi oleh salib-Nya kita telah di bebaskan dan jadi baru. Namun, tak seenaknya kita untuk membuat dosa lagi atau jatuh karena kita telah di angkat sekali untuk selamanya, semestinya kita tersungkur dan bersandar kembali  kepada-Nya, dan biarlah penderitaan-Nya itu jadi pelajaran yang berharga  untuk kita renungkan dan menjadikannya sebagai pedoman supaya kita tetap bersyukur dan mengasihi Dia, seperti Allah mengasihi kita lebih dari apapun.

Efesus 5 : 1-2 “Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah”

Lagi dan lagi kita umatnya merayakan hari yang bersejarah. Dimana merenungkan penderitaannya adalah suatu cara yang dapat membuat kita sadar akan kebaikan-Nya. Memang tak mudah membangun suatu kepercayaan yang tak di lihat oleh mata. Namun, alangkah baiknya kita tetap berdoa dan bersyukur meminta penyertaan Roh kudus.

Efesus 4 : 21-24 “Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu di perbaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”

Sebab hidup di dunia ini adalah penugasan sementara. Bumi adalah area panggung persiapan dan pencobaan untuk kehidupan kita dalam kekekalan. Selain itu dapat di bandingkan dengan kekekalan, bahwa waktu kita di bumi hanyalah sekejap mata, tetapi konsekuensinya bersifat kekal.

Perbuatan dalam kehidupan sekarang adalah penentu untuk kehidupan berikutnya. Seharusnya kita “menyadari bahwa saat –saat kita masih ada dalam tubuh alami ini adalah saat-saat untuk kita masih jauh dari rumah kita di surga”. Beberapa tahun lalu ada sebuah slogan populer yang mendorong setiap orang untuk menjalani setiap hari seolah-olah itu adalah “hari pertama dari sisa hidupmu”. Sebenarnya akan lebih bijaksana untuk menjalani setiap hari seolah-olah itu adalah hari terakhir dari kehidupan. Matthew henry berkata, “Seharusnya setiap hari kita bersiap-siap untuk hari terakhir kita”

Selamat Jumaat Agung dan menyongsong Paskah. Tuhan memberkati kita sekalian. Koyao

Jangan biarkan Aku pergi

 

IMG_20171231_175903-01.jpeg

Mulai sampai selesai Photo by @Yagu.photo

Ada begitu banyak yang Yesus sudah buat dalam hidup kita, dia korban hidup-Nya. Dia berikan berkat dan kasih-Nya, tapi begitu mudahnya kita keluar dari cinta-Nya. Tertarik pada apa yang dunia sodorkan.

Ampuni semua kesombongan ku, ampuni semua kedaginganku dan bawa aku mendekat di hadapan taktah-Mu, ampuni aku yang tak peduli akan kerinduaan di hati-Mu Tuhanku bawa aku kembali. tarikku lebih dekat lagi.

Jangan biarkan aku pergi, jangan biarkan aku berlari menjauh dari taktah kasih karunia yang Kau beri, tanamlah aku di hadirat-Mu, meteraikanku dalam hati-Mu di hadirat-Mu di hadapan-Mu di pelukan-Mu itulah hidupku.

Basuh keletihanku

Sentuh kebekuaanku

Pulihkan tubuh, jiwa, juga rohku

Habiskan kedagingganku

Mimpi-Mu, jadi mimpiku di hadapan taktah-Mu ku berseru.

 

 

Makin hari saya makin sadar, begitu mudahnya kita menjauh dari kaki Tuhan bahkan begitu mudahnya aku mengecewakan Tuhan karena itu lagu ini adalah jeritan hati kami, jeritan hati orang orang seperti kami.

Kami butuh kesetiaan

Kami butuh jaminan Tuhan

Kami butuh di paksa

Kami butuh di meteraikan

Kami butuh di tanamkan

karena kami tahu, tanpa Tuhan kami lepas dari Kasih Karunia

Panggilan-Nya yang paling luar biasa, kasih-Nya yang memuaskan, di hadirat-Nya membuat hidup kami berarti, di pelukan-Nya membuat kami sembuh, jangan lepaskan kami Tuhan. Jangan lepaskan. Tanam kami, buat kami selalu di pelukan-Mu.

Kami tahu kami tidak bisa menjamin dan menjaga hidup kami sendiri.

Jangan lepaskan kami.

Pagi beri ucap syukur

Pagi pagi benar sekitar 04:48 tanpa sarapan aku pergi ke sebuah tempat yang kebanyakan orang memilih untuk memulai aktivitas yaitu Lawson station, Yah di sana telah tersedia minuman dan snack atau makan ringan yang dapat di makan sebelum beraktivitas. Selain itu dapat terhubung dengan Wifi.id agar lebih mudah berkomunikasi, bagus bagi mereka yang lagi kere atau dompet lagi kosong untuk mengisi kekosongan di sana tapi sayangnya mesti ada pulsa dulu, 5000 saja sudah cukup kok, agar dapat terhubung selama 6 jam dan terhanyut dalam dunia maya atau online, oh iya sebelum itu sarapan di tempat tinggal Anda dengan sebuah gelas air hangat jauh lebih baik biar hemat.

 

image

Lawson Station

image

Air mineral Ades & kopi

Sesampai di sana aku memesan kopi dan beberapa makan ringan yakni sari gandum agar tubuh terjaga dan stabil, dan air mineral Ades. Parkiran yang masih belum ramai, hanya beberapa orang dengan kondisi diri masih kantuk mereka hendak masuk dan keluar dalam Lawson itu mungkin lupa untuk cuci muka atau mandi.

Keseringan memulai aktivitas dengan tergesa-gesa mungkin sudah jadi tradisi para pekerja di sini. Tidak heran banyak pekerja yang masih terlantar belum di terima, selain itu di sini juga sulit untuk mencari pekerja.

Sebuah pekerjaan yang di lakoni itu adalah pemberian Oleh Dia, jangan jadikan itu sebagai hal yang berharga sehingga lupa untuk mengucapkan syukur kepada-Nya.

Selamat beraktivitas. Salam

 

 

Jadi diri sendiri untuk sentuh hati banyak orang

Orang-orang mengenalnya sebagai pria “Meme”. Lewat meme-meme yang dibuat dan dibagikan di Instagram, kakak dari Gamaliel dan Audrey Tapiheru ini menarik perhatian banyak netizen. Sejumlah meme-nya bahkan dibagikan lagi oleh orang-orang ke Facebook mereka.

Christofer Tapiheru adalah nama yang diberikan oleh kedua orangtua kepadanya. Secara penampilan, gayanya santai sekali layaknya anak muda kebanyakan. Tapi, siapa menyangka bahwa ia adalah seorang youth pastor.

 

maxresdefault

Illustrasi : Christofer Tapiheru (Jawaban.com)

 

 

Mengenai penampilan, Christofer punya alasan tersendiri melakukan hal itu. Baginya, ia hanya ingin menjadi diri sendiri.

“Kalau menjadi rapih memenangkan lebih banyak jiwa, gue akan menjadi rapih. Kalau jadi gue sendiri, jadi relate ke banyak orang, gue jadi diri gue sendiri. Tuhan ciptakan gue kayak gini, jangan sampe kita dress to impress. Sesuatu yang real, itu tadi effortness. Kalau elo real, orang akan ngerasa,” ujar Chris.

Bagi Chris, orang-orang (khususnya orang yang ia layani di gereja) bukan mencari orang yang sempurna, tetapi mereka mencari orang yang nyata/apa adanya. Jika kita melakukan itu, mereka pasti akan mendengarkan kita.

Perkenalan Chris sendiri dengan media sosial diawali dari keinginannya untuk membuat kutipan-kutipan yang suka dilakukannya. Daripada hanya jadi konsumsi pribadi, ia berpikir untuk membagikannya kepada orang lain.

Ia secara pribadi tidak berpikir bahwa orang-orang di medsos akan begitu menyukai apa yang dibagikan. Ia merasa itulah keresahan hatinya, itulah yang dirasakannya, yang tidak perlu dibungkus dengan sesuatu yang lain sehingga tampak bagus.

Ia justru terkejut orang-orang memberikan respon positif atas apa yang dipostingnya di Instagram. Beberapa orang bahkan menilai apa yang disampaikan olehnya lewat meme adalah seperti apa yang mereka pikirkan, yang berhubungan dengan kehidupan mereka juga.

Chris sendiri mengakui setelah bertahun-tahun bergelut dengan karir, pada satu waktu ia akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia pelayanan gereja sepenuhnya. Itu bukanlah sesuatu yang mudah baginya. Tetapi, kerinduan dan kehausannya untuk melihat banyak orang berjumpa dengan Tuhan membuatnya untuk mempertimbangkan untuk mengambil keputusan yang tidak lazim bagi orang-orang sebayanya.

Puji Tuhan, istri mendukung. Ia justru mendorong untuk merealisasikan keputusan Chris itu segera. Seperti mendapat konfirmasi dari Tuhan, akhirnya Chris mengundurkan dari pekerjaannya dan memilih untuk sepenuhnya melayani Tuhan di gereja.

Keputusan itu tidak pernah Chris sesali sampai hari ini. Dengan apa yang Tuhan telah berikan di dalam dirinya, ia menyentuh hati dan pikiran banyak orang lewat pesan-pesan yang dibagikannya, baik itu di belakang mimbar maupun di dunia maya.

 

Sumber : Jawaban.com

Mengerti Isi Hati Tuhan dari Film The Shack

Mengerti Isi Hati Tuhan dari Film The Shack

The Shack 2017

Dari sekian film kristen yang saya tonton mungkin Film The Shack memiliki dampak yang bagus buat saya, karena dari film tersebut membuat saya sangat terberkati. The Shack sendiri menggambarkan sebuah keluarga yang bahagia, selalu mengandalkan Tuhan dan Seorang ayah yang mencintai anak-anaknya, tetapi tidak semuanya berjalan dengan bahagia.

Ringkasan

Mack (Sam Worthington) adalah ayah yang bermasalah dengan masa lalu. Saat dalam perjalanan berkemah keluarga, anak perempuan Mack diculik saat dia menyelamatkan anaknya yang tenggelam di sungai. Polisi menyimpulkan bahwa putrinya dibunuh oleh seorang pembunuh berantai di gubuk, tapi polisi tidak menemukan tubuhnya.


Waktu berlalu, Mack menemukan sebuah catatan di kotak suratnya yang memintanya untuk kembali ke gubuk tempat anak perempuannya terbunuh. Suratnya ditandatangani oleh “Papa”, yang merupakan nama panggilan uniknya ketika menyebut Tuhan.

Mack yang curiga tidak memberi tahu siapa pun tentang catatan tersebut kecuali teman dan tetangganya, Willie (Tim McGraw), dan pergi ke gubuk sementara keluarganya pergi berlibur. Awalnya dia tidak menemukan siapa-siapa di sana, tapi seorang pria yang lewat mengajaknya berjalan.

Ternyata pria itu adalah Yesus dan Dia membawa Mack ke sebuah pondok gunung yang indah dan bertemu dengan ” Trinitas :” “Papa,” digambarkan sebagai wanita ibu (Octavia Spencer), Roh Kudus, digambarkan sebagai wanita misterius misterius bernama Sarayu dan Tuhan Yesus sendiri.

Sewaktu Mack tinggal disana, mereka menuntunnya dalam perjalanan iman dan pengampunan untuk melepaskan kepahitan yang sudah dialaminya.

Review Film The Shack

Keluarga tersebut mengalami kejadian yang cukup pahit dan membuat ayahnya untuk menjauh dari Tuhan karena anak kecilnya meninggal karena pembunuhan. Ayahnya mengalami sebuah frustasi karena Tuhan tidak menjawab doanya, hingga suatu ketika ia dipertemukan dengan Allah, Anak dan Roh Kudus kemudian sang Ayah sungguh marah besar kepada Allah karena menganggap Tuhan mengabaikan anaknya yang paling disayanginya meninggal.

Kemudian dari sisi lainnya sang Ayah diajarkan untuk mengenal lebih dalam bagaimana cara kerja Allah yang terutama sebuah kasih yang begitu besar yang belum dipahami sang Ayah. Dari pengalaman bersama Anak (Yesus) hingga Roh Kudus sedikit demi sedikit sang Ayah memahami sebuah kenyataan yang lebih indah daripada kepahitan yang dialaminya yaitu Kasih.

Trailer

Informasi

Film ini juga akan menggambarkan sebuah trinitas yang berdasarkan jenis kelamin, mungkin menurut pemahaman anda salah, tetapi saya rasa itu tidak menjadi masalah karena ini sebuah film dan yang saya tekankan bukanlah dari sisi kelamin wanita atau pria pada dasarnya kita tidak tahu hal-hal sorgawi, tetapi sebuah pengertian bahwa Tuhan bekerja melalui kasih dan bukan rancangan kecelakaan.

Tuhan Yesus Memberkati

Sumber : (Shandy/Kitaterang.com)

Berharganya kata peduli

Peduli dengan sesama adalah memperhatikan dan memahami sesama manusia. Peduli terhadap sesama adalah hal manusiawi yang kini menjadi sikap langka yang harusnya di lestarikan. Di Era modern seperti ini masyarakat cenderung hidup individual terutama masyarakat di kota-kota besar. Hal ini di karenakan tuntutan hidup yang semakin tinggi dan Masyarakat berlomba – lomba untuk mengejar target agar hidupnya dapat lebih baik dari hidup orang lain.

Dapat diakui semangat dan daya juang tinggi untuk orang yang terdekat dan tersayang seperti keluarga. Di luar itu mereka tidak akan peduli. Niatnya mungkin baik, “Membahagiakan keluarga” tetapi kita hidup di dunia ini kan tidak selamanya dengan keluarga, tentu ada interaksi dengan masyarakat luar walaupun dalam pikiran kita mereka tidak berarti untuk kita.

Banyak dari mereka yang kurang peduli terhadap lingkungan dan mementingkan urusannya masing-masing. Hal ini dapat menimbulkan kesenjangan sosial dalam masyarakat. Padahal kepedulian terhadap sesama akan memberikan dampak positif tak hanya untuk orang di sekitarnya namun juga untuk diri kita sendiri. Rasa peduli dapat digunakan sebagai alat pemersatu.

image

Ilustrasi “Saling membutuhkan” http://fredycf.blogspot.co.id/2014/03/pengertian-hubungan-sosial.html

Permasalahan yang dihadapi orang lain dengan tujuan kebaikan, memberikan kenyamanan kepada orang lain, dan saling berbagi yang sebaiknya dilakukan dengan tulus, tidak memandang martabat, derajat dan memilih – milih siapa yang akan di bantu, karena pada dasarnya semua derajatnya sama di mata Sang Pencipta. Namun sayangnya tidak jarang dari kita yang dimintai tolong akan menolak untuk membantu dan tidak jarang juga kita menghindari, contohnya saja Calon-calon atau partai – partai yang hendak mencari nama di mata masyarakat. Mereka membantu rakyat demi memperoleh kemenangan dan berjanji akan membantu lebih maksimal setelah menang.

Kenyataanya setelah menang mereka lupa dengan janji – janji manis yang dilontarkan, bahkan rakyat kecil di pinggiran dan daerah terpencil nyaris tak tersentuh. Sungguh ironis yang benar – benar terjadi di negeri ini. Padahal dari mereka yang kotor dan tidak berpakaian rapi yang membuat mereka menjadi pejabat atau penguasa besar. Tidak heran di butakan oleh uang yang bertaburan, sehingga lupa akan janji-janji manis itu.

225-ilustrasi_meme_praktik_korupsi_

Ilustrasi : Meme praktik politik

 

Tak ada rasa peduli ka kamu ? Jangan munafik dalam selimut Agama saja. bila taat dengan selimut yang kamu kenakan buktikanlah itu ? dengan menjawab dan dengar beberapa keluh kesah mereka. jangan biarkan mereka menangis di bawa hujan dan panas pengharapan yang tak kunjung mereka dapati.

 

Contoh lain yang tak jauh dari diri kita yaitu diri kita sendiri yang sebenarnya juga kurang miliki sikap peduli. Hal kecil seperti membuang sampah di jalanan merupakan sikap ketidakpedulian terhadap sesama pengguna jalan dan petugas kebersihan jalan. Padahal Mudah untuk dilakukan, namun mungkin efek dari Jaman now makanya masih saja bawa gengsi dan ego ke mana-mana, itulah faktor kemunduran anak-anak muda jaman sekarang, bukannya lihat hal semacam itu sebagai hal kecil  yang mestinya di lakukan, malah anggap hal itu besar dan memalukan untuk di lakukan.

buang sampah sembarangan denda 30 juta garuttoleran

Ilustrasi : Rebanas.com

 

Manusia yang di ciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna harusnya memiliki sikap kepedulian yang paling tinggi kepada sesamanya dan lingkungan. Namun demikian meskipun manusia makhluk yang paling sempurna, manusia tetap tidak akan bisa hidup sendiri. Manusia memiliki rasa saling ketergantungan yang sebaiknya diimbangi dengan rasa peduli yang di wujudkan dalam aksi nyata, bukan sekedar berkata “aku peduli” dan manusia haruslah manusiawi.