Di Pulau Kehidupan ada Kefokusan

    FB_IMG_1505650270779-01Photo by fransiskusyogi/bmw.yimiyo

Di sebuah pulau Kehidupan hiduplah Cinta, Kekayaan, Kecantikan, Kegembiraan dan Kesediaan.

Suatu saat pulau Kehidupan dilanda banjir yang hampir menenggelamkan seluruh penghuni. Cinta berusaha menyelamatkan dirinya dan menunggu pertolongan, sesaat kemudian tampaklah “kekayaan”, yang juga hendak menyelamatkan dirinya sedang melintas dengan perahunya, melihat itu cinta segera bertanya kepada kekayaan kalau ia dapat diberi tumpangan namun kekayaan menjawab aku tidak bisa mengajakmu cinta karena perahu ku sudah penuh, setelah itu melintaslah “kecantikan”, seperti sebelumnya cinta meminta untuk diberikan tumpangan namun kecantikan menjawab maaf cinta aku tak bisa mengajakmu, karena engkau akan mengotori kecantikan ku karena tidak ada yang memberi tumpangan Cinta dengan sabar menunggu pertolongan, tak lama kemudian melintaslah perahu yg dinaiki oleh “kegembiraan”, Cinta memohon tumpangan namun kegembiraan menjawab, aku tak bisa mengajakmu karena engkau akan merusak kebahagiaanku.

Tak lama kemudian melintas lagi sebuah perahu yg dinaiki oleh “kesedihan”, cinta memohon padanya agar diberi tumpangan namun kesedihan menjawab aku tak bisa mengajakmu ke dalam perahu ku karena aku tak mau kamu mengganggu kesedihanku. Ketika Cinta hampir putus asa melintaslah sebuah perahu yg dinaiki kakek tua dengan rambut dan jenggot yang sudah memutih, kakek itu meminta cinta naik ke atas perahunya, setelah menyelamatkan cinta ke sebuah pulau yang aman cinta merasa sangat bahagia dan bersyukur tapi ia lupa mengucapkan terima kasih dan tak tahu siapakah kakek tua itu yg telah menyelamatkan dirinya, tak lama kemudian cinta bertemu seorang penghuni pulau itu dan kemudian cinta bertanya apakah engkau tahu siapa kakek yang telah menyelamatkanku dan orang itu menjawab itu adalah sang “fokus”.

Dari semua pada akhirnya kefokusaan kita untuk menerima setiap persoalan yang kita hadapi, itulah yang akan membawa kita pada titik kebahagiaan yang sesungguhnya.

Terima kasih sudah membaca, semoga Terinspirasi. salam!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s