Rumah Kosong Rawan di Curi, Hati Kosong Rawan di Kuasai Iblis

Ada seorang gembala yang meninggal di tengah perjalanan misinya. Ia adalah seorang gembala asal Inggris yang sedang melayani di India. Tidak lama setelah kematiannya, para tetangga berdatangan ke rumah misionaris itu dan mulai merusak jalan masuk rumah. Barang-barang peninggalannya pun habis di ambil oleh orang-orang tersebut.

Hal ini kemudian sampai ke telinga rekan gembalanya. Mengetahui hal ini, ia kemudian menempelkan secarik kertas yang bertuliskan kalau rumah ini akan ditinggali oleh seorang misionaris yang lain. Setelahnya, para tetangga tidak lagi berdatangan untuk mencoba mengambil harta peninggalan sang gembala tersebut.

Kita juga sering mendengar kalau ada banyak pencuri masuk pada saat kondisi rumah yang kosong. Biasanya, mereka akan merusak bagian rumah agar bisa dimasuki secara paksa sehingga mereka bisa meneruskan tindak kejahatannya tersebut.

Sama seperti halnya hati kita, jika kita membiarkannya kosong, tentu saja akan ada pencuri yang mencoba untuk mendobrak pintu dan mengambil apa yang berharga dari dalam diri kita. Dalam Matius 12:43-45, “Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatkannya.

Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam disitu. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini.”

Yesus mengatakan kalau ada roh jahat yang sudah keluar dari seseorang, maka ia akan mengembara ke tempat-tempat yang tandus untuk mencari perhentian. Jika ia tidak menemukannya, maka roh jahat akan datang kepada orang tersebut kembali. Bahkan dijelaskan disini kalau roh jahat datang dan melihat orang tersebut bagaikan rumah yang kosong, bersih dan tertata rapi.

Saat roh jahat sudah merasa nyaman dalam hati tersebut, ia akan keluar dan mengajak tujuh roh lainnya untuk berdiam dalam hati orang tersebut. Bukankah ini akan membuat keadaan jauh lebih buruk daripada semula?

Yohanes Pembaptis telah banyak mengembalikan orang-orang kepada Tuhan. Namun hal ini tidak kemudian membuat orang-orang yang sudah dibaptis menjadi terisi dengan kehadiran Yesus. Orang-orang yang telah di baptis oleh Yohanes tidak menerima Yesus sebagai Mesias yang telah dijanjikan oleh Bapa. Inilah yang membuat keadaan mereka menjadi lebih buruk.

Kita sebagai orang percaya mengetahui kalau kehidupan kita telah ditebus oleh darah Yesus. Segala kesalahan, dosa dan kejahatan telah dihapuskan atas kita. Hal ini seharusnya membuat kita semakin haus dan lapar akan kehadiran Yesus dalam kehidupan ini.

Hati yang kosong ibarat sebuah rumah yang banyak diincar oleh pencuri. Katakan kepada Yesus untuk terus mengisi hati ini dengan kehadirannya. Caranya adalah terus membaca firman Tuhan, berdoa, beribadah dan bersekutu dengan saudara-saudara seiman.

Sumber : jawaban.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s