Perjalanan tanpa tujuan

 

IMG_20170604_130811
Photo by @yagu.photo

Lagi penat, pas tanpa urgensi bingung mau kemana tidak ada salahnya kalau dengan berkendara hanya modal bensin dengan tangki yang penuh, bisa jadi alternatif untuk mengisi waktu luang. Yah, walau tidak jelas tanpa arah dan tujuan tapi tak ada salahnyakan bila dicoba. Asal jangan sering-sering kenakan kendaraan. Sayang nanti trorotor khusus pejalan menangis karena sunyi tak di manjakan.

Lagi kere, di tambah lagi tak punya kendaraan. Jangan banyak pikir coba saja dengan manjakan kedua kaki untuk berjalan, lumayankan kurangi berat badan yang numpuk, selain itu dapat sehat. Bukan.

Jarang sekali orang yang berjalan kaki, padahal banyak trotoar pejalan masih sangat mulus dan bagus, yang belum tersentuh sama sekali. Paling istirahat kerja atau sholat Jumat yang akan memadai jalan-jalan sunyi itu. Hong-kong adalah anak sulung dari  salah satu Negara pejalan kaki terbanyak di dunia, sedangkan Indonesia adalah anak bungsu. Hello apa kabar indonesia ? bertanya pada zaman modern dan teknologi, yang kian dibutakan oleh konservatif.

Oups. selain itu, sebagai contoh Ibu kota DKI Jakarta dan sekitarnya. Eh apa di pinggiran Jakarta saja ya yang tidak ada trotoarnya? Apakah saya bisa katakan budaya jalan kaki ini sama dengan budaya membaca? Yang mana mayoritas orang Indonesia tidak terbiasa dengan keduanya.

Jalan tanpa tujuan adalah hal yang menarik, bukan hanya dapat di kenal tapi juga akan banyak mengenal. Seperti setiap rutinitas para warga masyarakat dengan berbagai macam aktivitas yang di lakukan, mulai dari berdagang sampai berkeliaran mencari nafkah dan lain-lain. Kenapa demikian, karena dengan begitu akan di perhadapkan dengan banyak hal yang menarik dan tak terduga.

Kamu bebas kemana saja, cuma sekedar lewat-lewat tanpa mampir pun jadi, asalkan mengabadikan tiap moment melalui sebuah (foto), biar itu sebagai bukti dari semua rasa yang dirasakan ketika itu. Boleh gunakan Kamera DSLR atau Handphone dan simpan dalam sak ingatan dan memori card.

Pergi ke tempat-tempat baru yang sama sekali belum pernah kamu kunjungi sebelumnya, hanya untuk menjelajah. Jangan ragu, Hidupkan GPS bagi yang berkendara motor, eh buat yang pake mobil juga bisa menggunakan GPS dengan handphone pintar atau smartphone. Bagi yang mengunakan kaki santai tak perlu repot-repot, jalan saja sesuka mata dan kemampuan kaki, menanyakan orang adalah GPSnya.

“Saya selalu tahu bahwa pada akhirnya saya akan mengambil jalan ini, tapi kemarin saya tidak tahu bahwa itu akan menjadi hari ini.”-Jepang Haiku

IMG_3464-02
Photo by Bmw.yomiyo

Banyak dari tiap manusia memilih berencana sebelum berjalan, bahkan ada yang sudah merencanakan semua jauh-jauh hari. Ada pula orang yang suka berjalan tanpa berencana seperti jalan tanpa tujuan. Jangan salah, jalan tanpa tujuan ini sangat menyenangkan bila di nikmati, pergi tak tahu kemana arah yang pasti, asal dapat bahagiakan mata dan menyenangkan hati yang lagi risau pengaruh galau. Ousp, tapi itu bukan tipe saya.

Satu hal yang aku sadari, bahwa saat kita kembali, akan ada banyak pengorbanan yang terbuang, seperti sebuah langkah yang kita lewati. Namun, kadang kala, jalan kehidupan yang kita lalui, harus kita pilih sendiri dengan sebuah keyakinan diri. Karena sebuah kesempatan belum tentu hadir di tempat dan waktu yang sama.

Bukan sebuah pilihan yang tak pernah berpihak. Bukan sebuah kesempatan tak pernah hadir. Namun, sebuah keyakinan diri yang tak pernah berani tuk melangkah. Berjalan pada jarak yang jauh. Namun, tak pernah tahu waktu tuk pulang. Seperti sebuah langkah tersembunyi.

Aku tak pernah berpikir, jalan seperti apa yang telah aku tempuh. Aku berjalan pada sebuah jarak yang begitu jauh. Namun, aku tak pernah tahu, kemana arah dan tujuan itu. Aku berjalan, melewati setiap titik kehidupan. Aku tak pernah tahu, bahaya apa yang akan terjadi, akan seperti apa dan kemana arah tuk pulang, yang ku tahu saat itu, hanya satu, aku dapat menemukan arah itu.

Semakin aku berjalan dengan jarak yang jauh, tanpa aku sadari. Aku banyak melupakan berjuta tujuan yang telah aku rangkap. Awalnya, aku berpikir, sebuah jalan itu dapat menemukan sosok diriku. Namun, aku lupa, bahwa aku berjalan bukan untuk diriku sendiri.

“Ini adalah pilihan kita yang menunjukkan apa yang sebenarnya kita, lebih dari kemampuan kita.” -JK Rowling, Dari ini kita belajar bahwa pilihan jalan tanpa tujuan pun akan bermakna jika di bawa dengan kemampuan kita untuk berkarya.

Bahkan jalan tanpa tujuan juga di bayang-bayang kan kita dapat hasil Dari Melihat “Kita adalah apa yang kita bayangkan. Eksistensi kita terdiri dalam imajinasi kita tentang diri kita. Tragedi terbesar yang bisa menimpa kita adalah pergi tak terbayangkan. “-N. Scott Momaday

Dan pada akhirnya Anda akan tahu bahwa “Anda akan mengenali jalan Anda sendiri ketika Anda datang atasnya, karena Anda tiba-tiba akan memiliki semua energi dan imajinasi Anda butuhkan.” -Jerry Gillies

Hidup adalah perjalanan sementara. Sebelum sampai di titik akhir yang adalah misi setiap manusia untuk bisa menikmati tiap jengkal perjalanannya. Untuk bisa menjalani hidup dengan sebaik-baiknya, kita harus menentukan arah hidup dan menemukan maknanya. Nah, dengan itu jalan dan nikmatilah hidup serta bawa rasa syukur dalam kecapean sehingga perjalanan anda dapat berjalan dengan baik, di mana dan kapan pun itu.

Kurang dari saya, lebih dari Tuhan.

Iklan

Berharganya kata peduli

Peduli dengan sesama adalah memperhatikan dan memahami sesama manusia. Peduli terhadap sesama adalah hal manusiawi yang kini menjadi sikap langka yang harusnya di lestarikan. Di Era modern seperti ini masyarakat cenderung hidup individual terutama masyarakat di kota-kota besar. Hal ini di karenakan tuntutan hidup yang semakin tinggi dan Masyarakat berlomba – lomba untuk mengejar target agar hidupnya dapat lebih baik dari hidup orang lain.

Dapat diakui semangat dan daya juang tinggi untuk orang yang terdekat dan tersayang seperti keluarga. Di luar itu mereka tidak akan peduli. Niatnya mungkin baik, “Membahagiakan keluarga” tetapi kita hidup di dunia ini kan tidak selamanya dengan keluarga, tentu ada interaksi dengan masyarakat luar walaupun dalam pikiran kita mereka tidak berarti untuk kita.

Banyak dari mereka yang kurang peduli terhadap lingkungan dan mementingkan urusannya masing-masing. Hal ini dapat menimbulkan kesenjangan sosial dalam masyarakat. Padahal kepedulian terhadap sesama akan memberikan dampak positif tak hanya untuk orang di sekitarnya namun juga untuk diri kita sendiri. Rasa peduli dapat digunakan sebagai alat pemersatu.

image
Ilustrasi “Saling membutuhkan” http://fredycf.blogspot.co.id/2014/03/pengertian-hubungan-sosial.html

Permasalahan yang dihadapi orang lain dengan tujuan kebaikan, memberikan kenyamanan kepada orang lain, dan saling berbagi yang sebaiknya dilakukan dengan tulus, tidak memandang martabat, derajat dan memilih – milih siapa yang akan di bantu, karena pada dasarnya semua derajatnya sama di mata Sang Pencipta. Namun sayangnya tidak jarang dari kita yang dimintai tolong akan menolak untuk membantu dan tidak jarang juga kita menghindari, contohnya saja Calon-calon atau partai – partai yang hendak mencari nama di mata masyarakat. Mereka membantu rakyat demi memperoleh kemenangan dan berjanji akan membantu lebih maksimal setelah menang.

Kenyataanya setelah menang mereka lupa dengan janji – janji manis yang dilontarkan, bahkan rakyat kecil di pinggiran dan daerah terpencil nyaris tak tersentuh. Sungguh ironis yang benar – benar terjadi di negeri ini. Padahal dari mereka yang kotor dan tidak berpakaian rapi yang membuat mereka menjadi pejabat atau penguasa besar. Tidak heran di butakan oleh uang yang bertaburan, sehingga lupa akan janji-janji manis itu.

225-ilustrasi_meme_praktik_korupsi_
Ilustrasi : Meme praktik politik

 

Tak ada rasa peduli ka kamu ? Jangan munafik dalam selimut Agama saja. bila taat dengan selimut yang kamu kenakan buktikanlah itu ? dengan menjawab dan dengar beberapa keluh kesah mereka. jangan biarkan mereka menangis di bawa hujan dan panas pengharapan yang tak kunjung mereka dapati.

 

Contoh lain yang tak jauh dari diri kita yaitu diri kita sendiri yang sebenarnya juga kurang miliki sikap peduli. Hal kecil seperti membuang sampah di jalanan merupakan sikap ketidakpedulian terhadap sesama pengguna jalan dan petugas kebersihan jalan. Padahal Mudah untuk dilakukan, namun mungkin efek dari Jaman now makanya masih saja bawa gengsi dan ego ke mana-mana, itulah faktor kemunduran anak-anak muda jaman sekarang, bukannya lihat hal semacam itu sebagai hal kecil  yang mestinya di lakukan, malah anggap hal itu besar dan memalukan untuk di lakukan.

buang sampah sembarangan denda 30 juta garuttoleran
Ilustrasi : Rebanas.com

 

Manusia yang di ciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna harusnya memiliki sikap kepedulian yang paling tinggi kepada sesamanya dan lingkungan. Namun demikian meskipun manusia makhluk yang paling sempurna, manusia tetap tidak akan bisa hidup sendiri. Manusia memiliki rasa saling ketergantungan yang sebaiknya diimbangi dengan rasa peduli yang di wujudkan dalam aksi nyata, bukan sekedar berkata “aku peduli” dan manusia haruslah manusiawi.

 

 

 

Hadapi Perkembangan Globalisasi : Meepago Sudah Siapkah?

 faktor-pendorong-globalisasi
Ilustrasi (Ist.)

Suara untuk tanah Papua, lebih khusus Meepago:Di zaman ini, yang seharusnya sudah diketahui, masih belum diketahui. Sebaliknya, yang tidak pantas dijadikan pantas.”

Waktu terus berjalan. Teknologi pun terus berkembang. Era globalisasi adalah sebuah keniscayaan bagi negara mana saja di dunia, termasuk Indonesia, lebih khusus Papua. Berbagai potensi hingga persoalan terkait aspek teknologi informasi (TI) dalam kehidupan muncul silih berganti. Pemerintah dan para pelaku usaha memiliki optimisme dalam kadar yang berbeda dengan melihat perkembangan era globalisasi dunia.

Semua itu terungkap dalam Rembuk Republik bertajuk “Siapkah Indonesia  Menghadapi Era Global?”, yang digelar Republika di Auditorium Green Office Park 9, The Breese Sinar Mas Land, Serpon, Tangerang Selatan, Banteng, Kamis (30/03/2017).

Direktur Jendral Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan memastikan Indonesia siap masuk ke era global. Kesiapan itu, disebut Semuel, dari sisi hukum hingga potensi bangsa dalam wujud kreativitas.

Terkait hukum, dia mengatakan, pemerintah sedang menyiapkan aturan mengenai data pribadi, khususnya untuk perlindungan data pribadi di internet. Hal ini dilakukan berdasarkan perkembangan berbasis IT di belahan dunia semakin pesat dan cepat.

Bagaimana dengan Papua? Adakah pemerintah dan masyarakat Papua, khususnya Meepago yang berpikir tentang hal ini?  Ataukah segala potensi yang ada (termasuk alam) dan masyarakat sudah mengetahui perkembangan ini? Jika tidak mengetahui hal tersebut, kami akan dibodohi.

Haruslah kami memanfaatkan alternatif lain untuk menyampaikannya melalui kegiatan-kegiatan yang layak diperbincangkan di kalangan masyarakat Papua supaya perkembangan dari masa ke masa itu terwujud. Melihat dari potensi dan kekayaan alam Papua, masih banyak yang belum diketahui dan dikembangkan sesuai kreativitas yang dimiliki oleh masyarakat pribumi.

 

Perusahaan ilegal masuk hingga ke pelosok-pelosok tanah Papua. Ini realita yang terjadi sejak dahulu hingga di era global ini. Hal ini tidak harus dipandang sebelah mata. Namun, dalam segala aspek, kami harus membentuk dan menyiapkan masyarakat dan pemerintah yang siap menghadapi perkembangan era global.

Papua (Meepago) memiliki banyak potensi alam yang belum terlihat. Masih banyak sekali yang tak terlihat – yang berharga itu akan terlihat dan mudah untuk diambil dan dimiliki para pemangku kapitalis.

Sesuai objektivitas dan realita yang ada, kami pun harus membuat langkah-langkah kongkrit untuk melindungi dan mengatasi persoalan seperti ini. Sebelum penyesalan itu datang, alangkah baiknya kami berpikir dan melakukan berbagai macam kegiatan, seperti berdiskusi atau seminar besar-besaran tentang keadaan Papua dan apa yang belum kelihatan dari Papua, misalnya Freeport yang sudah mulai beroperasi ke daerah Paniai. Dengan hal ini, apakah kami sebagai orang asli Papua akan membiarkannya begitu saja, setelah mengetahui bahwa kami hanya mendapatkan berapa persen saja dari hasil itu?, hal ini perlu dipikirkan dan dilakukan bersama, sebab banyak masyarakat dan orang asli Papua (di Meepago) belum mengetahui hal ini. Semua lapisan masyarakat harus mengetahui hal ini, salah satunya melalui seminar tadi. Kami harus bisa mengantisipasi; menjaga dan melestarikan tanah tercinta kami.

 

Untuk mengembangkan potensi dan kreativitas masyarakat dalam menghadapi era globalisasi, Kopi Moanemani adalah salah satu produk yang baik. Kopi Moanemani sudah dikenal di kanca internasional. Ini sangat luar biasa. Kita bangga bukan? akan hal ini. Ini sebagai contoh dan dorongan buat kami (anak-anak muda) untuk berpikir dan membuat hal-hal yang tak terpikirkan itu dengan baik, supaya kami dapat mengharumkan nama baik, terutama Papua yang orang anggap “terbelakang”. Bukan saja berusaha untuk cari nama, tapi bagaimana kami berusaha untuk membuat masyarakat sejahtera dengan adanya usaha yang kami buat.

Harapan, seluruh lapisan masyarakat Papua, khususnya Meepago, baik itu yang terpelajar dan tak terpelajar, mari kami bersama bergandeng tangan menuju Papua bangkit, mandiri, dan sejahtera di berbagai sektor untuk mengahadapi era global ini.

 

 

 

Sadarkan lewat karya 

Seseorang yang bernama stanly melakukan kebaikan melalui menggirim surat yg isinya kata-kata motivasi. Ia menggirim sebagai surat yang di beri nama dari sam worthington dan itu bukan saja ia kirim ke orang yang ia kenal saja itu bahkan ia kirim ke semua orang yang tidak ia kenal,

Singkat cerita meggy mendapatkan surat itu dan ia penasaran akan penulis surat itu dan kemudian meggy mencari tahu dgn memberitahu ibunya dan ibunya tidak mengenal orang tersebut dan ia pergi menanyakan ayahnya, ayahnya pun demikian. lalu meggy pergi ke kantor pos untuk menanyakan, dan disitu ia mendapatkan alamat tempat penggirim surat tersebut.

Lalu meggy pergi sesampainya disana ia menanyakan apakah ada orang yang bernama sam worthington, namun kata penjaga itu tak ada yg namanya sam worthington disini, lalu ia melihat org tua yg hendak memasuki kemarnya lalu meggy mengejarnya dan mengetok pintu kamar dan masuk lalu menanyakannya apakah kamu sam worthington dan org tua itu memberi tahu itu nama penaku. Lewat penaku aku melakukan kebaikan dgn mengirim surat-surat kesiapapun. dari itu meggy mulai mengerti dan berubah menjadi orang yang tahu akan apa yg harus ia lakukan berkat sam juga maikel teman meggy yang kecil dapat sembuh.

(Bernard R. Bernie Diamond 1922-2011)

Photo by film - The letter writter
Photo by film the letter writter