Berharganya kata peduli

Peduli dengan sesama adalah memperhatikan dan memahami sesama manusia. Peduli terhadap sesama adalah hal manusiawi yang kini menjadi sikap langka yang harusnya di lestarikan. Di Era modern seperti ini masyarakat cenderung hidup individual terutama masyarakat di kota-kota besar. Hal ini di karenakan tuntutan hidup yang semakin tinggi dan Masyarakat berlomba – lomba untuk mengejar target agar hidupnya dapat lebih baik dari hidup orang lain.

Dapat diakui semangat dan daya juang tinggi untuk orang yang terdekat dan tersayang seperti keluarga. Di luar itu mereka tidak akan peduli. Niatnya mungkin baik, “Membahagiakan keluarga” tetapi kita hidup di dunia ini kan tidak selamanya dengan keluarga, tentu ada interaksi dengan masyarakat luar walaupun dalam pikiran kita mereka tidak berarti untuk kita.

Banyak dari mereka yang kurang peduli terhadap lingkungan dan mementingkan urusannya masing-masing. Hal ini dapat menimbulkan kesenjangan sosial dalam masyarakat. Padahal kepedulian terhadap sesama akan memberikan dampak positif tak hanya untuk orang di sekitarnya namun juga untuk diri kita sendiri. Rasa peduli dapat digunakan sebagai alat pemersatu.

image
Ilustrasi “Saling membutuhkan” http://fredycf.blogspot.co.id/2014/03/pengertian-hubungan-sosial.html

Permasalahan yang dihadapi orang lain dengan tujuan kebaikan, memberikan kenyamanan kepada orang lain, dan saling berbagi yang sebaiknya dilakukan dengan tulus, tidak memandang martabat, derajat dan memilih – milih siapa yang akan di bantu, karena pada dasarnya semua derajatnya sama di mata Sang Pencipta. Namun sayangnya tidak jarang dari kita yang dimintai tolong akan menolak untuk membantu dan tidak jarang juga kita menghindari, contohnya saja Calon-calon atau partai – partai yang hendak mencari nama di mata masyarakat. Mereka membantu rakyat demi memperoleh kemenangan dan berjanji akan membantu lebih maksimal setelah menang.

Kenyataanya setelah menang mereka lupa dengan janji – janji manis yang dilontarkan, bahkan rakyat kecil di pinggiran dan daerah terpencil nyaris tak tersentuh. Sungguh ironis yang benar – benar terjadi di negeri ini. Padahal dari mereka yang kotor dan tidak berpakaian rapi yang membuat mereka menjadi pejabat atau penguasa besar. Tidak heran di butakan oleh uang yang bertaburan, sehingga lupa akan janji-janji manis itu.

225-ilustrasi_meme_praktik_korupsi_
Ilustrasi : Meme praktik politik

 

Tak ada rasa peduli ka kamu ? Jangan munafik dalam selimut Agama saja. bila taat dengan selimut yang kamu kenakan buktikanlah itu ? dengan menjawab dan dengar beberapa keluh kesah mereka. jangan biarkan mereka menangis di bawa hujan dan panas pengharapan yang tak kunjung mereka dapati.

 

Contoh lain yang tak jauh dari diri kita yaitu diri kita sendiri yang sebenarnya juga kurang miliki sikap peduli. Hal kecil seperti membuang sampah di jalanan merupakan sikap ketidakpedulian terhadap sesama pengguna jalan dan petugas kebersihan jalan. Padahal Mudah untuk dilakukan, namun mungkin efek dari Jaman now makanya masih saja bawa gengsi dan ego ke mana-mana, itulah faktor kemunduran anak-anak muda jaman sekarang, bukannya lihat hal semacam itu sebagai hal kecil  yang mestinya di lakukan, malah anggap hal itu besar dan memalukan untuk di lakukan.

buang sampah sembarangan denda 30 juta garuttoleran
Ilustrasi : Rebanas.com

 

Manusia yang di ciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna harusnya memiliki sikap kepedulian yang paling tinggi kepada sesamanya dan lingkungan. Namun demikian meskipun manusia makhluk yang paling sempurna, manusia tetap tidak akan bisa hidup sendiri. Manusia memiliki rasa saling ketergantungan yang sebaiknya diimbangi dengan rasa peduli yang di wujudkan dalam aksi nyata, bukan sekedar berkata “aku peduli” dan manusia haruslah manusiawi.

 

 

 

Iklan

Tren milenial & musik milenium

1. Tren Milenial 

Fenomena anak muda atau remaja zaman sekarang menunjukkan potret kehidupan mereka kini. Munculnya para anak muda kontroversial yang justru jadi panutan generasi muda salah satunya. Mulai dari cara berbicara

Foto kekinian
Ilustrasi/ini gaya gue

sampai penampilan yang dirasa jauh berbeda dengan anak muda zaman dulu. Tak heran jika akhirnya banyak gaya anak muda yang jadi bahan perbincangan masyarakat.

Memang sangat dipengaruhi oleh gaya orang luar negeri dikarenakan mudahnya akses untuk melihat gaya penampilan dari media sosial. Karena adanya media sosial juga, anak-anak zaman sekarang lebih perhatian kepada gaya busana yang dipakai untuk diuploadnya ke media sosial pribadi, sebut saja instagram yang digunakan untuk memamerkan gaya busana yang dipakai hari ini atau biasa disebut ootd (outfit of the day).

Apabila salah satu kebudayaan yang bertemu mempunyai taraf teknologi yang lebih tinggi maka yang terjadi adalah proses imitasi yaitu peniruan terhadap budaya lain. Mula-mula unsur-unsur tersebut ditambahkan kebudaya asli namun lambat laun kebudayaan asli diubah dengan kebudayaan asing tersebut.

Maka itu rasa bangga dan kepedulian melestarikan budaya kurang tertanam di generasi muda Indonesia saat ini. Minat mereka untuk memperlajarinya kurang. Mereka lebih tertarik belajar kebudayaan asing. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya informasi kekayaan yang dimiliki Bangsa Indonesia. Padahal Indonesia memiliki tujuh warisan budaya, tiga di antaranya warisan budaya dunia.

 

2. Musik Milenium 

Seiring berjalannya waktu musik-musik masa lalu yang terkenal dengan ciri khasnya perlahan-lahan mulai pergi menjauh. Salah satu hal yang menjadi perbedaan musik jaman sekarang dengan jaman dahulu adalah perbedaan tren yang ada. Tak dapat dipungkiri, musik memang selalu berkembang, begitu pula dengan tren yang ada. Saat ini, paling tidak ada beberapa jenis tren musik yang masuk di dalam industry musik, dan “laku”, yang sangat berbeda jauh dengan musik jaman dahulu.

Saat ini, musik lebih banyak didominasi oleh tren pop, rap, dan juga dangdut (untuk di Indonesia). Tren pop dan juga rap ini dapat terlihat dari berbagai macam musik berskala internasional, yang banyak menggunakan model – model musik bergenre pop yang

Musik
Ilustrasi/Dulu pake ini

bercampur dengan rap, dan beberapa juga banyak dikombinasikan dengan genre electric music. Tren musik saat ini membuat banyak DJ yang bermunculan dan terkenal. Padahal, musik jaman dahulu, DJ yang mengeluarkan musik untuk skala internasional tidaklah setenar sekarang. Hal ini memang disebabkan oleh perbedaan tren. Untuk musik jaman dahulu, tren yang ada kebanyakan adalah pop dan juga rock (baik rock n roll, alternatives, hingga metal). Lagu pop banyak didominasi oleh band, boyband, ataupun soloist dengan tema percintaan namun dengan lirik yang dalam dan benar – benar menempel di hati para pendengarnya. Begitu pula dengan rock, musik yang cenderung keras ini juga menjadi tren pada jaman dahulu, kira – kira tahun 60-an hingga 90-an.

Menurut kalian apakah kita mesti ikut tren? tanpa di sadari kita di butahkan secara perhalan-lahan.

silahkan komentar.

 

Hadapi Perkembangan Globalisasi : Meepago Sudah Siapkah?

 faktor-pendorong-globalisasi
Ilustrasi (Ist.)

Suara untuk tanah Papua, lebih khusus Meepago:Di zaman ini, yang seharusnya sudah diketahui, masih belum diketahui. Sebaliknya, yang tidak pantas dijadikan pantas.”

Waktu terus berjalan. Teknologi pun terus berkembang. Era globalisasi adalah sebuah keniscayaan bagi negara mana saja di dunia, termasuk Indonesia, lebih khusus Papua. Berbagai potensi hingga persoalan terkait aspek teknologi informasi (TI) dalam kehidupan muncul silih berganti. Pemerintah dan para pelaku usaha memiliki optimisme dalam kadar yang berbeda dengan melihat perkembangan era globalisasi dunia.

Semua itu terungkap dalam Rembuk Republik bertajuk “Siapkah Indonesia  Menghadapi Era Global?”, yang digelar Republika di Auditorium Green Office Park 9, The Breese Sinar Mas Land, Serpon, Tangerang Selatan, Banteng, Kamis (30/03/2017).

Direktur Jendral Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan memastikan Indonesia siap masuk ke era global. Kesiapan itu, disebut Semuel, dari sisi hukum hingga potensi bangsa dalam wujud kreativitas.

Terkait hukum, dia mengatakan, pemerintah sedang menyiapkan aturan mengenai data pribadi, khususnya untuk perlindungan data pribadi di internet. Hal ini dilakukan berdasarkan perkembangan berbasis IT di belahan dunia semakin pesat dan cepat.

Bagaimana dengan Papua? Adakah pemerintah dan masyarakat Papua, khususnya Meepago yang berpikir tentang hal ini?  Ataukah segala potensi yang ada (termasuk alam) dan masyarakat sudah mengetahui perkembangan ini? Jika tidak mengetahui hal tersebut, kami akan dibodohi.

Haruslah kami memanfaatkan alternatif lain untuk menyampaikannya melalui kegiatan-kegiatan yang layak diperbincangkan di kalangan masyarakat Papua supaya perkembangan dari masa ke masa itu terwujud. Melihat dari potensi dan kekayaan alam Papua, masih banyak yang belum diketahui dan dikembangkan sesuai kreativitas yang dimiliki oleh masyarakat pribumi.

 

Perusahaan ilegal masuk hingga ke pelosok-pelosok tanah Papua. Ini realita yang terjadi sejak dahulu hingga di era global ini. Hal ini tidak harus dipandang sebelah mata. Namun, dalam segala aspek, kami harus membentuk dan menyiapkan masyarakat dan pemerintah yang siap menghadapi perkembangan era global.

Papua (Meepago) memiliki banyak potensi alam yang belum terlihat. Masih banyak sekali yang tak terlihat – yang berharga itu akan terlihat dan mudah untuk diambil dan dimiliki para pemangku kapitalis.

Sesuai objektivitas dan realita yang ada, kami pun harus membuat langkah-langkah kongkrit untuk melindungi dan mengatasi persoalan seperti ini. Sebelum penyesalan itu datang, alangkah baiknya kami berpikir dan melakukan berbagai macam kegiatan, seperti berdiskusi atau seminar besar-besaran tentang keadaan Papua dan apa yang belum kelihatan dari Papua, misalnya Freeport yang sudah mulai beroperasi ke daerah Paniai. Dengan hal ini, apakah kami sebagai orang asli Papua akan membiarkannya begitu saja, setelah mengetahui bahwa kami hanya mendapatkan berapa persen saja dari hasil itu?, hal ini perlu dipikirkan dan dilakukan bersama, sebab banyak masyarakat dan orang asli Papua (di Meepago) belum mengetahui hal ini. Semua lapisan masyarakat harus mengetahui hal ini, salah satunya melalui seminar tadi. Kami harus bisa mengantisipasi; menjaga dan melestarikan tanah tercinta kami.

 

Untuk mengembangkan potensi dan kreativitas masyarakat dalam menghadapi era globalisasi, Kopi Moanemani adalah salah satu produk yang baik. Kopi Moanemani sudah dikenal di kanca internasional. Ini sangat luar biasa. Kita bangga bukan? akan hal ini. Ini sebagai contoh dan dorongan buat kami (anak-anak muda) untuk berpikir dan membuat hal-hal yang tak terpikirkan itu dengan baik, supaya kami dapat mengharumkan nama baik, terutama Papua yang orang anggap “terbelakang”. Bukan saja berusaha untuk cari nama, tapi bagaimana kami berusaha untuk membuat masyarakat sejahtera dengan adanya usaha yang kami buat.

Harapan, seluruh lapisan masyarakat Papua, khususnya Meepago, baik itu yang terpelajar dan tak terpelajar, mari kami bersama bergandeng tangan menuju Papua bangkit, mandiri, dan sejahtera di berbagai sektor untuk mengahadapi era global ini.